Panduan TOEFL ITP (Check Readiness)

Check Readiness TOEFL ITP adalah proses pengecekan perangkat, koneksi internet, dan aplikasi ujian sebelum peserta mengikuti TOEFL ITP® Digital dengan sistem remote proctoring.
Tahap ini penting karena tes tidak hanya membutuhkan laptop dan internet. Perangkat yang digunakan juga harus dapat menjalankan sistem ujian, mendeteksi kamera dan audio, serta membuka TOEFL Secure Browser dengan normal.
Bagi peserta yang mengikuti TOEFL ITP melalui Akademi Bahasa Asing, Check Readiness wajib diselesaikan maksimal H-2 sebelum jadwal tes. Dengan mengerjakannya lebih awal, peserta masih memiliki waktu untuk mengganti jaringan, memperbaiki pengaturan laptop, atau menggunakan perangkat lain apabila ditemukan kendala.
Penting: Check Readiness bukan latihan mengerjakan soal TOEFL ITP. Tahap ini merupakan pemeriksaan teknis untuk memastikan perangkat siap digunakan pada Practice Login dan hari ujian.

Apa Saja yang Diperiksa Saat Check Readiness TOEFL ITP?
Secara umum, proses readiness digunakan untuk memastikan beberapa komponen penting dapat bekerja sebagaimana mestinya, antara lain:
- sistem operasi dan kompatibilitas perangkat;
- kamera atau webcam;
- mikrofon dan perangkat audio;
- koneksi dan kestabilan jaringan;
- kemampuan perangkat menjalankan sistem tes;
- instalasi TOEFL Secure Browser.
ETS menyediakan TOEFL ITP dalam pilihan digital delivery, termasuk pelaksanaan dengan remote proctoring. Informasi umum mengenai administrasi TOEFL ITP dapat dilihat pada halaman TOEFL ITP ETS.
Untuk ketentuan pelaksanaan di Indonesia, peserta juga dapat merujuk pada informasi TOEFL ITP Assessment Series IIEF.
Kapan Check Readiness Harus Dilakukan?
Untuk peserta Akademi Bahasa Asing, Check Readiness sebaiknya jangan dikerjakan mendekati hari ujian.
Alur yang digunakan adalah:
- melakukan pendaftaran dan memilih jadwal;
- menyelesaikan Check Readiness maksimal H-2;
- mengirimkan bukti readiness sesuai petunjuk;
- menunggu verifikasi dan akses dari admin;
- melakukan Practice Login pada H-1 sesuai jadwal yang diinformasikan;
- mengikuti tes pada hari H.
Dengan demikian, Check Readiness dan Practice Login adalah dua tahap yang berbeda.
Check Readiness dilakukan untuk memeriksa kesiapan teknis. Sementara itu, Practice Login digunakan untuk memastikan peserta dapat masuk ke sistem menggunakan akses yang diberikan serta menyelesaikan pemeriksaan sebelum hari ujian.
Perangkat yang Perlu Disiapkan
Sebelum memulai Check Readiness, siapkan perangkat yang nantinya benar-benar akan digunakan saat tes.
Untuk alur peserta Akademi Bahasa Asing, persiapkan:
| Komponen | Persiapan yang Disarankan |
|---|---|
| Laptop utama | Windows 10/11 atau macOS yang kompatibel |
| Webcam | Internal atau eksternal dan berfungsi normal |
| Mikrofon | Harus dapat terdeteksi sistem |
| Audio | Headset/earphone berkabel |
| Bluetooth/TWS | Tidak digunakan |
| Internet | Stabil dan memiliki kuota/data mencukupi |
| Smartphone | Digunakan untuk kebutuhan kamera kedua/Zoom sesuai arahan proctor |
| Ruangan | Privat, terang, dan tenang |
| Meja | Bersih dari catatan dan barang yang tidak diperlukan |
IIEF saat ini mencantumkan laptop/desktop dengan webcam, wired headset atau earphone, koneksi stabil, serta ruang privat dan tenang sebagai bagian dari kebutuhan TOEFL ITP Digital.
Karena ketentuan teknis dapat diperbarui, ikuti persyaratan terbaru yang dikirimkan admin untuk sesi Anda apabila terdapat perbedaan dengan panduan lama.
Jangan Gunakan Headset Bluetooth atau TWS
Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menggunakan AirPods, TWS, atau perangkat audio Bluetooth.
Untuk TOEFL ITP Digital, peserta sebaiknya menyiapkan headset atau earphone berkabel.
Jangan menyamakan aturan TOEFL ITP Digital dengan TOEFL iBT Home Edition karena keduanya merupakan produk dan prosedur tes yang berbeda.
Karena itu, artikel lama yang menyebutkan bahwa peserta TOEFL ITP sama sekali tidak boleh menggunakan headset perlu dikoreksi.
Langkah 1 Buka Halaman Check Readiness
Gunakan laptop yang akan digunakan pada saat ujian.
Buka halaman Program Workshop yang digunakan untuk pemeriksaan sistem:
Program Workshop Check Readiness
Pada halaman tersebut, cari menu:
Check Readiness
Untuk melakukan pemeriksaan readiness, peserta tidak perlu memasukkan username atau password ujian apabila sistem belum meminta akses khusus dari administrator.
Selanjutnya pilih:
Run System Check
Langkah 2 Jalankan Run System Check
Klik Run System Check, kemudian lanjutkan pemeriksaan sampai proses diagnosis selesai.
Sistem akan melakukan pengecekan kompatibilitas perangkat.
Apabila browser meminta izin untuk menggunakan kamera atau mikrofon, berikan izin yang diperlukan agar pemeriksaan dapat berjalan.
Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pemeriksaan.
Jika muncul masalah ketika menggunakan browser tertentu, peserta ABA dapat mencoba kembali menggunakan:
- Microsoft Edge untuk Windows; atau
- Safari untuk macOS.
Ini merupakan rekomendasi troubleshooting agar proses lebih stabil, bukan berarti Google Chrome selalu dilarang. Informasi IIEF saat ini mencantumkan Chrome, Edge, dan Safari dalam persyaratan browser TOEFL ITP Digital.
Jika Run System Check gagal
Periksa beberapa hal berikut:
- webcam sudah aktif;
- izin kamera pada sistem operasi tidak diblokir;
- mikrofon terdeteksi;
- browser memperoleh akses kamera dan mikrofon;
- Windows atau macOS sudah diperbarui;
- VPN sedang tidak aktif;
- aplikasi remote access tidak berjalan;
- aplikasi perekam layar sudah ditutup;
- perangkat tidak menggunakan beberapa monitor sekaligus.
Setelah melakukan perbaikan, jalankan pemeriksaan kembali.
Langkah 3 Jalankan Bandwidth Check
Setelah pemeriksaan perangkat selesai, lanjutkan ke Bandwidth Check.
Pada menu Check Readiness, pilih bagian pemeriksaan jaringan kemudian jalankan One Time Check atau opsi pemeriksaan bandwidth yang tersedia.
Tujuannya bukan sekadar mencari angka kecepatan internet tertinggi, melainkan memastikan koneksi cukup stabil untuk mengikuti sesi ujian.
Agar Bandwidth Check lebih stabil
Sebelum menjalankan pemeriksaan:
- hentikan aktivitas download;
- hentikan streaming video;
- jangan menjalankan pembaruan Windows/macOS;
- hentikan sinkronisasi cloud yang berat;
- hindari jaringan Wi-Fi publik;
- gunakan jaringan pribadi yang stabil;
- minta pengguna lain mengurangi penggunaan bandwidth apabila menggunakan koneksi yang sama.
Jangan berpatokan hanya pada klaim “minimal 2 Mbps”. Persyaratan jaringan dapat berubah dan kestabilan koneksi lebih penting daripada satu hasil speed test.
IIEF juga mencantumkan kebutuhan koneksi internet stabil dan paket data yang memadai untuk pelaksanaan TOEFL ITP Digital.
Langkah 4 Download dan Instal TOEFL Secure Browser
Setelah Run System Check dan pemeriksaan jaringan, lanjutkan dengan memasang aplikasi ujian.
TOEFL ITP Digital menggunakan TOEFL Secure Browser untuk menjalankan tes.
Peserta ABA dapat membaca panduan khusus berikut:
Panduan Download dan Instal TOEFL Secure Browser
Unduh aplikasi melalui halaman yang diarahkan ke sistem resmi, kemudian pilih versi yang sesuai dengan sistem operasi perangkat.
Setelah instalasi selesai, buka aplikasinya dan pastikan halaman awal dapat tampil tanpa error.
Sebelum membuka Secure Browser
Tutup aplikasi yang tidak diperlukan, khususnya:
- WhatsApp Desktop;
- Telegram Desktop;
- Discord;
- aplikasi screen recorder;
- AnyDesk;
- TeamViewer;
- aplikasi remote desktop;
- VPN;
- aplikasi meeting di laptop apabila tidak diminta;
- aplikasi berat yang menggunakan RAM atau jaringan.
Gunakan hanya satu monitor. Jika laptop tersambung ke monitor kedua, lepaskan terlebih dahulu.
Tiga Bukti Check Readiness yang Perlu Disiapkan
Dalam alur readiness Akademi Bahasa Asing, peserta perlu menyiapkan bukti bahwa tiga tahap utama telah selesai.
1. Bukti Run System Check
Pastikan hasil pemeriksaan perangkat sudah muncul.
Simpan atau foto halaman hasilnya sesuai petunjuk admin.
2. Bukti Bandwidth Check
Jalankan pemeriksaan jaringan dan simpan hasilnya.
Jika hasil menunjukkan koneksi tidak stabil, lakukan pemeriksaan ulang menggunakan jaringan lain.
3. Bukti TOEFL Secure Browser
Pastikan Secure Browser sudah:
- berhasil diunduh;
- berhasil diinstal;
- dapat dibuka hingga halaman awal.
Simpan bukti tampilan aplikasi tersebut.
Setelah ketiga bukti tersedia, kirimkan sesuai instruksi yang diberikan oleh admin Akademi Bahasa Asing.
Check Readiness Belum Sama dengan Practice Login
Ini merupakan bagian yang sering membuat peserta bingung.
Check Readiness dilakukan maksimal H-2, sedangkan Practice Login biasanya dilakukan pada H-1 berdasarkan instruksi sesi yang dikirimkan admin.
Saat Practice Login, peserta mulai menggunakan akses yang telah diberikan untuk menguji proses masuk ke sistem sebelum tes sebenarnya.
Umumnya peserta akan diminta untuk:
- menyiapkan laptop yang sudah lolos readiness;
- membuka TOEFL Secure Browser;
- memilih menu tes dari rumah;
- memilih opsi Prior to Test Day;
- memilih Start a Practice Session;
- login menggunakan data yang diberikan;
- memeriksa mikrofon, audio, dan kamera;
- melakukan verifikasi wajah;
- melakukan verifikasi identitas;
- memastikan semua tahapan berhasil.
Practice Login bukan simulasi soal TOEFL dan tidak memengaruhi skor TOEFL ITP Anda.
Tujuannya adalah memastikan akses, identitas, kamera, audio, dan perangkat dapat digunakan sebelum hari H.
Identitas yang Perlu Disiapkan
Pada proses verifikasi, peserta harus menggunakan identitas yang sesuai dengan ketentuan pendaftaran.
Siapkan salah satu identitas yang diterima sesuai instruksi, misalnya:
- KTP;
- SIM; atau
- paspor.
Nama dan informasi yang digunakan pada saat pendaftaran harus konsisten dengan dokumen identitas.
Pastikan foto dokumen:
- tidak buram;
- tidak terpotong;
- mendapat pencahayaan cukup;
- dapat dibaca dengan jelas.
Jangan menggunakan filter kamera atau beauty mode ketika melakukan verifikasi wajah.
Persiapan Smartphone untuk Kamera Kedua
Untuk pelaksanaan remote proctoring melalui alur ABA, smartphone digunakan sebagai perangkat pendukung pengawasan melalui Zoom sesuai instruksi administrator atau proctor.
Sebelum hari H:
- isi baterai hingga penuh;
- siapkan charger;
- instal dan perbarui Zoom;
- gunakan tripod atau penyangga;
- aktifkan mode Jangan Ganggu;
- pastikan koneksi smartphone stabil.
Posisi kamera harus mengikuti instruksi proctor sehingga area yang diperlukan dapat terlihat selama tes.
Jangan mengubah posisi perangkat tanpa arahan pengawas.
Persiapan Ruangan Sebelum Tes
Pelaksanaan tes dari rumah tetap mengikuti prosedur keamanan dan pengawasan.
Gunakan ruangan:
- privat;
- tenang;
- memiliki pencahayaan cukup;
- tidak digunakan bersama orang lain selama sesi berlangsung.
Meja ujian harus bersih.
Singkirkan:
- buku;
- catatan;
- kertas;
- tablet;
- perangkat elektronik lain yang tidak diperlukan;
- perangkat penyimpanan;
- materi belajar.
Atur laptop, headset kabel, webcam, dan kamera kedua sebelum sesi dimulai agar Anda tidak perlu berpindah-pindah saat sudah berada dalam pengawasan.
Checklist Sebelum Mengirim Bukti Readiness
Gunakan daftar berikut sebelum menyatakan perangkat siap:
- Laptop yang akan digunakan saat tes sudah tersedia
- Webcam berfungsi
- Mikrofon terdeteksi
- Headset atau earphone berkabel tersedia
- Bluetooth/TWS tidak digunakan
- Run System Check berhasil dijalankan
- Bukti Run System Check sudah disimpan
- Bandwidth Check sudah dilakukan
- Bukti Bandwidth Check sudah disimpan
- TOEFL Secure Browser sudah diinstal
- Secure Browser dapat dibuka
- Bukti instalasi Secure Browser sudah disimpan
- VPN sudah dimatikan
- AnyDesk/TeamViewer atau aplikasi remote sudah ditutup
- Screen recorder sudah dimatikan
- Monitor kedua sudah dilepas
- Smartphone untuk Zoom sudah disiapkan
- Ruangan privat dan tenang tersedia
- Identitas yang berlaku sudah disiapkan
Apa yang Harus Dilakukan Jika Secure Browser Tidak Bisa Dibuka?
Jika TOEFL Secure Browser mengalami force close, gagal terbuka, atau menampilkan pesan bahwa terdapat aplikasi yang tidak diperbolehkan, jangan langsung menghapus dan memasang ulang berkali-kali.
Lakukan pemeriksaan berikut terlebih dahulu:
- tutup seluruh browser;
- buka Task Manager pada Windows atau Activity Monitor pada Mac;
- tutup aplikasi komunikasi yang tidak diperlukan;
- tutup aplikasi screen sharing;
- tutup aplikasi remote access;
- matikan VPN;
- pastikan tidak menggunakan monitor kedua;
- restart laptop;
- buka kembali TOEFL Secure Browser.
Jika tetap gagal, dokumentasikan pesan error dan hubungi admin sebelum hari tes.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Internet Bermasalah Saat Hari H?
Apabila koneksi mengalami gangguan ketika tes sedang berlangsung, jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat mengganggu sesi ujian.
Tetap ikuti arahan proctor.
Laporkan kendala melalui saluran komunikasi yang sedang digunakan, misalnya chat Zoom, kemudian tunggu instruksi apakah perlu melakukan re-login, membuka ulang Secure Browser, atau langkah pemulihan lainnya.
Jangan menganggap sistem selalu melakukan pause otomatis karena penanganan dapat berbeda tergantung jenis gangguan dan kondisi sesi.
Karena itu, siapkan jaringan cadangan sebelum tes, misalnya hotspot pribadi, tetapi jangan berpindah jaringan ketika ujian sedang berlangsung tanpa mengikuti instruksi pengawas.
Kesalahan yang Paling Sering Membuat Readiness Bermasalah
Beberapa masalah sebenarnya dapat dicegah sejak H-2.
Menggunakan TWS atau Bluetooth
Gunakan headset atau earphone berkabel.
Baru menginstal Secure Browser pada hari H
Instal dan uji aplikasi sejak Check Readiness.
Menggunakan perangkat berbeda
Sebisa mungkin gunakan laptop yang sama mulai dari:
Check Readiness → Practice Login → Hari H.
Mengaktifkan VPN
Matikan VPN sebelum pemeriksaan dan ujian.
Membiarkan aplikasi remote aktif
AnyDesk, TeamViewer, screen recorder, atau aplikasi serupa dapat mengganggu sistem keamanan ujian.
Menggunakan Wi-Fi publik
Gunakan jaringan pribadi yang lebih stabil.
Melakukan readiness terlalu terlambat
Jika baru menemukan masalah pada H-1 atau beberapa menit sebelum tes, waktu untuk memperbaikinya sangat terbatas.
FAQ Check Readiness TOEFL ITP
Apakah Check Readiness wajib?
Untuk peserta yang mengikuti alur TOEFL ITP Digital melalui Akademi Bahasa Asing, ya. Readiness harus diselesaikan sesuai batas waktu yang diinformasikan sebelum tes.
Kapan paling lambat Check Readiness dilakukan?
Dalam alur peserta ABA saat ini, Check Readiness wajib diselesaikan maksimal H-2 sebelum jadwal tes.
Apakah harus menggunakan Microsoft Edge?
Tidak selalu. IIEF mencantumkan Chrome, Edge, dan Safari dalam kebutuhan TOEFL ITP Digital. Namun, apabila terjadi masalah saat readiness, peserta ABA disarankan mencoba Microsoft Edge pada Windows atau Safari pada Mac.
Apakah boleh menggunakan AirPods atau TWS?
Tidak disarankan dan tidak digunakan dalam prosedur tes ini. Siapkan headset atau earphone berkabel.
Apakah headset dilarang saat TOEFL ITP Online?
Tidak. Jangan mencampurkan aturan TOEFL ITP Digital dengan TOEFL iBT Home Edition. Untuk TOEFL ITP Digital, IIEF justru mencantumkan wired headset or earphone dan tidak menggunakan perangkat audio Bluetooth.
Apakah boleh menggunakan tablet?
Gunakan laptop atau desktop sesuai persyaratan pelaksanaan. Jangan mengandalkan tablet atau smartphone sebagai perangkat utama tes kecuali penyelenggara secara khusus memberikan instruksi berbeda.
Apakah Check Readiness membutuhkan username dan password?
Untuk pemeriksaan awal melalui menu Check Readiness, umumnya tidak. Akses akun digunakan pada tahap lain setelah peserta menerima informasi dari administrator.
Apakah Practice Login memengaruhi nilai?
Tidak. Practice Login merupakan pemeriksaan teknis dan proses mencoba akses sebelum hari tes, bukan bagian dari soal TOEFL ITP yang menghasilkan skor.
Bagaimana jika Bandwidth Check gagal?
Coba tutup aktivitas internet lain, gunakan jaringan pribadi yang lebih stabil, restart router, atau lakukan pemeriksaan menggunakan koneksi alternatif. Jangan menunggu sampai hari H untuk memperbaikinya.
Bagaimana jika kamera atau mikrofon tidak terdeteksi?
Periksa privacy permission pada Windows/macOS, periksa izin browser, restart perangkat, kemudian jalankan Run System Check kembali.
Bagaimana jika Secure Browser tetap force close?
Tutup VPN, aplikasi remote access, aplikasi perekam layar, browser, dan program lain yang berjalan di latar belakang. Jika masalah tetap terjadi, kirim dokumentasi error kepada admin.
Selesaikan Check Readiness Sebelum H-2
Panduan Check Readiness TOEFL ITP sebaiknya tidak dianggap sebagai formalitas.
Tahap ini memberi kesempatan kepada peserta untuk menemukan masalah teknis sebelum ujian, mulai dari webcam tidak terdeteksi, audio bermasalah, koneksi tidak stabil, hingga Secure Browser yang gagal dijalankan.
Selesaikan seluruh proses maksimal H-2, simpan bukti yang diminta, kemudian ikuti Practice Login pada H-1 berdasarkan instruksi yang Anda terima.
Bagi peserta yang belum memilih jadwal, informasi pendaftaran, persyaratan, biaya, serta ketersediaan tes dapat dilihat melalui halaman berikut:
Daftar TOEFL ITP Online di Akademi Bahasa Asing
Catatan merek: TOEFL ITP® merupakan merek dagang ETS. Halaman ini adalah panduan teknis bagi peserta Akademi Bahasa Asing dan bukan halaman resmi ETS.



Panduan Syarat & Proses Tes TOEFL di Akademi Bahasa Asing
[…] check readiness untuk memastikan perangkat […]